Feeds:
Tulisan
Komentar

cbdrmCBDRM

Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas/Masyarakat

Berbasis masyarakat itu maksudnya adalah :
Pengelolaan risiko bencana dilakukan dari, oleh dan untuk komunitas atau kelompok masyarakat di wilayah rentan bencana.

Artinya masyarakat yang merencanakan, melaksanakan, melakukan monitoring dan mengevaluasi semua kegiatan untuk mengurangi risiko bencana. Siapa yang mendanai? yang mendanai adalah negara, karena penanggung jawab utama keselamatan dan kesejahteraan bangsa ini adalah negara, melalui Pemerintah. Dana harus dianggarkan dari APBN dan APBD, soal mekanismenya diatur dalam Perda. Atau bisa juga melalui swadaya masyarakat dan pihak lain.

Kalau pelaksanaan pengurangan risiko itu bukan menurut kebutuhan, aspirasi dan kehendak rakyat, maka Pemerintah ini melakukan penyimpangan dari tanggung jawabnya.

FASB [Forum Anak Siaga Bencana] GARUT

Adalah MDMC [Muhammadiyah Disaster Management Center] [dalam bahasa : Pusat Penanggulangan Bencana Muhammadiyah] mempunyai program CDASC [Child Disaster Awareness for School and Communitiez] [dalam bahasa : Kesadaran Bencana bagi Anak dan Komunitas] yang bekerjasama dengan Pemerintah Australia [AusAid], menggalang komunitas dari berbagai Elemen Masyarakat, Ormas Muhammadiyah, Karang Taruna, dan lain-lain untuk membangun beberapa CBO [Community Base Organization] [dalam bahasa : Organisasi yang Berbasis Komunitas/Masyarakat] yang mempunyai visi pada kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana di setiap area kerja [Bantul, Bengkulu, Garut, Padang].

CBO membuat program desa sampai ke tingkat RT yang mengarah pada program-program kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana, setelah mereka [CBO] mendapat pelatihan CBDRM, kemudian MDMC menindak lanjuti dengan memberdayakan CBO tersebut dalam Capacity Building, Community Building, People Development, dan memfasilitasi Program tentang pengurangan risiko bencana. Dalam hal ini FASB GARUT yang terdiri dari beberapa CBO adalah “produk” CBDRM nyata dari MDMC hasil Program CDASC.  FASB [karena sudah mempunyai nama, hehehe] berkewajiban untuk bisa bekerjasama dengan pemerintah setempat, aparat terkait, ormas, LSM [Lembaga Swadaya Masyarakat] dan lain-lain.

Selanjutnya bila dana program dari MDMC “habis”, maka direkomendasikan dengan keras untuk diajukan ke Program-Program pembangunan Pemerintah setempat, yang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Bencana No.24 Tahun 2007.

Foto diambil oleh Santo Hudaibi 2007 waktu Rembug Warga untuk  Mitigasi Bencana di Kampung Panawuan Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

213

anuayasiekian Cibeureum,,,sekitar 17 km arah barat daya Garut, tepatnya di sekitar daerah Panas Bumi Kamojang…. Mhhh ada apa dengan cimerah?? hari ini, tanggal 7 januari 2K9,, diawal tahun,,, FASB memulai kegiatan awal tahun ini dengan mengadakan pelantikan anggota baru FASB….

Siapa yang dilantik??? ya barudak anu 17 tea atuh,, mhh tapi sekarang mah nambahan jadi 25 orang….

Ngapain aja di Cibeureum teh? yang pasti bukan untuk memetik teh sob!! calon anggota baru FASB ini, akan diberi lagi beberapa pelatihan Dasar Mitigasi Bencana,, dll,, dll, dll…….. hehehe

Kapan baliknya??? ya kalau tidak ada aral melintang [busyet, sing jararauh ah] hehehe,, hari jumat sore kita akan pulang kembali ke rumah masing-masing…..

^_^v

213

cheerzzzz seuri1 cheerrzz-deui sriuzzzzzz

Walaalaaaaah……. empat pemuda inggris, datang ke FASB,, hmmmm,,,,,,,,,, lumayan lah bisa nampang ma buleeee… hahaha……… asiknya sekarang punya link ke inggris,, hehehe…. azzziiiipp buuuuuu…………

213

FASB “melahirkan anak”

region_baby-img

Cihuiiiiiiiiii……………. akhirnya anak yang di idam-idamkan telah lahir ke dunia ini… wuaalaaaah siapa namanya ya? FASB junior? FASB ngora?? apaan yaaa??? hehehe………..

ternyata,,, setelah melalui perjuangan yang sangat melelahkan [layaknya seorang ibu yang mengandung anaknya 9 bulan, hehe] tu bayi nongol juga!!! fiuuuhh…. mening lucu, idih ni anak dah pada gede!!! laki-laki lagi!!! 17 orang buuu!!!!! sarapfv!!!!

sekretariat yang biasanya dihuni oleh para perjaka tua,, hahahaaa… akhir-akhir ini sering terdengar tangisan bayi [anak-anak pada ngoceh],,, rame, seru dan heurin [penuh] jadi pemandangan sehari-hari, 17 orang yang saban hari nongol di sekretariat, mereka pada giat [beuh,,, hade pisan, tapi giat apaan ya????].. hahahahaaaaaaaaaaaaaaaa……… eh tau ga?? 17 orang ini langsung aja di beri beberapa pelatihan dasar [Mitigasi bencana, PRA, RRA, Corel Draw, Adobe Premiere dan Tokopoto, Microsoft Office, Jurnalistik, dan Curhat,,,hahahahaaa] pada pusing ga ya???? edannya lagi, 17 anak ini dipersilahkan untuk membuat aturan sendiri!!! [ortonom pisan]

harapan baru, kembali menyeruak,,, mmmmmhhh apa karena pengaruh rumah baru ya??? atau jangan-jangan mu tahun baru, jadi semuanya pada baru??? hehehe… ngelantur aja!!!

whateavah….. 17 tu menjadi angka sakral, bagi kita semua [soft remind : 17 Ramadhan, 17 Agustus, 17 Raka'at, 17 maret hari jadi garut, sweet 17, 17 tahun ke atas... walaaaaaahhhh] hehehe……

hmmm… semoga 17 anak ini menjadi awal pijakan baru untuk bisa menjadikan FASB semakin didepan [mirip iklan ga?]hehehe…. ya semoga aja dengan menjelang awal tahun yang baru, dengan 17 anak FASB selalu bisa melahirkan 17 anak lagi dan lagi untuk membawa angin perubahan ke arah yang baik………….. semoga,,, we love you……

the seventeen’s :

- Sandy Permana

- Wahyudin

- Dian

- Deni Hermana

- Suhendar

- Anwar

- Renaldi

- Anton Sabit

- Wawan

- Kusdinar

- Muhammad Ramdani

- Agi Firmansyah

- Sandy B

- Eka

- Septian “Asep”

- Dede Bako

- Usup

budak-17

213

fasb

Direktur :
- Ceppy “Mor” Firmansyah

Sekretaris :
- Diki “ichi” Gunawan

Manager Keuangan :
- Aisyah

Hubungan Antar Kota, Antar Provinsi dan Cyber Area :
- Fuzie “suhu” Septika

Hubungan Dalam Kota :
- Nurwiati “Yanti”
- Wahyatul “aki” Barjah

Manager Personalia :
- Nia “bunda” Juariah

Manager Penggalangan Dana :
- Leo Irwansyah

Manager Sanggar Anak :
- Didah

Manager Kesekretariatan :
- Yusuf “ucha”

The Assistant :
- Eki “ekong” Ahmad Zaki [Keuangan]
- Fikri Arif Purnama [Personalia]
- Tatang Ao [Personalia]
- Taufik “thomaz” Ridwan [Penggalangan Dana]
- Sani “acay” Santosa [Penggalangan Dana]
- Tinta Halifah [Sanggar Anak]
- Ferry “fey” F [Kesekretariatan]

213

26 Desember

26 Desember, 4 tahun yang lalu, dunia dikejutkan dengan gelombang tsunami yang menghantam samudera hindia, beribu korban bertebaran [halah bertebaran, ciga naon bae, hehehe]….. korban jiwa yang selalu banyak, menandakan bahwa sebagian dari kita, tidak mengetahui cara meminimalisir risiko bencana.

untuk itu Insya Allah pada tanggal 26 Desember 2K8, FASB garut akan mengadakan pelatihan Mitigasi dan Penanggulangan bencana, di kabupaten Garut.

semua bisa mengikuti pelatihan ini, untuk informasi bisa langsung menghubungi sekretariat FASB, atau langsung krim komen weh di blog ini….thx

213

Tanam Pohon

pada hari jumat tanggal 28 Nov 2K8, dalam rangka menyambut hari tanam pohon nasional, FASB garut menanam seribu pohon di sekitar kampung Panawuan.

PENGHARAPAN

hmmmm….. pihak Ausaid, pihak evaluasi indpenden, pihak MDMC, sudah datang melihat kita!!! semoga ini menjadi acuan lagi bagi kami untuk tetap eksis dalam mengkampanyekan bencana!!

besok [jumat] kami akan membagikan buku panduan guru, untuk LKS siaga bencana kepada Madrasah dan SD Muhammadiyah di kabupaten Garut. ini langkah untuk terus mengkampanyekan bencana melalui sekolah2 Muhammadiyah pada khususnya, dan kami berharap bukan hanya di sekolah2 Muhammadiyah saja “bisa” mengkampanyekan kesiapsiagaan bencana. karena kita tahu masih banyak orang yang tidak mengerti akan kesiapsiagaan bencana. Untuk itu kami dari FASB GARUT insya ALLAH akan selalu mengkampanyekan kesiapsiagaan bencana, bukan hanya di ruang lingkup Muhammadiyah. Kami untuk masuk ke setiap elemen masyarakat!! Untuk itu kami mengajak semua elemen masyarakat, lembaga pemerintahan dan teman-teman yang lain, agar semua pihak bisa bekerja sama dalam mengurangi risiko akan bahayanya bencana.

213

ostrali goes to garut

sebentar lagi kurang lebih 3 hari lagi, Mungkin tepatnya pada tanggal 29 Oktober 08, FASB GARUT akan kedatangan tamu istimewa dari pihak Ausaid, tamu yang akan datang bukan pihak dari Ausaid saja, tetapi dari Pimpinan Pusat Penanggulangan Bencana Muhammadiyah atau yang lebih dikenal dengan MDMC [Muhammadiyah Disaster Management Center]. Semua Perwakilan dari Ausaid dan MDMC akan datang mengunjungi FASB GARUT, Tokoh2 Muhammadiyah, Sekolah Dasar Muhammadiyah, Guru-guru dan Pihak Dikdasmen Muhammadiyah.

Pertemuan ini akan mendiskusikan hasil dari program CDASC [Child Disaster Awareness for School and Community] Kesiapsiagaan Bencana bagi Anak Sekolah dan Komunitas, yang selama dua tahun ada di Garut, khususnya di Kampung Panawuan dan Kampung Lio.

Ausaid dan MDMC sendiri Insya Allah akan mengadakan Audensi bersama pihak Pemerintahan Kab Garut, serta instansi-instansi yang ada di Kab Garut.

213

kita semua adalah manusia biasa yang sama seperti kamu, dia, dan mereka….
semua juga tahu, sebagai manusia pasti punya rasa dan pemikiran..
apapun yang orang-orang lakuin, itu hanya sebatas pemikiran serta rasa manusia yang terlalu dangkal!!!


hidup tidak selalu bisa kita nikmati, banyak masalah datang dan pergi, kita tidak perlu menghindarinya,,, wahai teman-teman hadapilah semua itu dengan kepala tegak tanpa harus menyerah pada kenyataan..

sekarang bekerja sama sudah menjadi hal yang mahal, salah siapa? apakah kita harus bertanya kepada rumput yang sedang bergoyang?? mmh satir,, a***ng busuk!! hanya kemunafikan yang selalu ada diantara kita!!!

soe hok gie pernah berkata “Lebih baik aku di asingkan, dari pada hidup dalam kemunafikan.” semuanya harus kembali lagi menyelami diri sendiri!! tanpa memandang orang lain dengan skeptis!!! ingatlah kawan, kita sudah melangkah!!! cita-cita dan mimpi kita yang sedari dulu selalu kita pupuk, harus hilang di saat orang lain mulai bangun??


hanya rasa, pemikiran, tindakan serta ucapan, yang akan membawa kita ke arah yang lebih baik, atau malahan membawa kita ke jurang kehancuran!!!!!

213 cyberarea a.k.a Zieshock

Tulisan Sebelumnya »