A. PERSIAPAN
A. 1. Waktu dan tempat persiapan
Persiapan untuk Rembug Warga ini dilakukan beberapa kali briefing untuk penentuan tempat dan waktu, itu dilakukan oleh Relawan Lio sendiri, karena keterbatasan personil yang ada di Tim Lio yang hanya ada Tiga personil, maka Tim Lio meminta bantuan kepada orang-orang Lio sendiri dan Tim panawuan lebak, serta dibantu oleh Fasilitator Local (Faslok).Briefing juga dilakukan bersama teman-teman dari 2 komunitas yang dilaksanakan pada Tanggal 24 dan 25 November 2007, di Sari Papandayan, Rapat persiapan yang sebenarnya, Dan terkoordinir dengan baik, dilaksanakan pada Tanggal 20/12/2007, adapun hasil dari rapat tersebut adalah:
A. 2. Tahap-tahap pelaksanaan Rembug Warga
- Pendataan calon peserta dan tempat pelaksanaan
- perizinan
- Survey tempat
- Mengundang Warga
- Mempersiapkan segala peralatan
Setelah perizinan, publikasi, dan undangan disampaikan, pada waktu dan tempat yang telah ditentukan, masyarakat berkumpul bersama, lalu fasilitator mengajukan beberapa pertanyaan kunci secara berturut-turut, pertanyaan kunci itu adalah :
- Apa saja bahaya/ancaman yang ada di daerah tersebut?
- Apa dan siapa yang rawan terkena dampaknya?
- Apa saja kemampuan/kekuatan yang dimiliki untuk mengurangi dampaknya?
- Apa saja kelemahan yang ada di daerah tersebut?
- Seperti apa masa depan daerah tersebut yang lebih baik menurut warga?
- Apa yang harus dilakukan oleh warga, untuk masa depan yang lebih baik?
Semua proses yang terjadi dari awal sampai akhir kegiatan, dicatat oleh Pencatat Proses dan di foto oleh Juru Foto, data yang berhasil dikumpulkan diolah oleh Pengolah Data yang harus bekerja sama dengan Juru Ketik, semua proses Rembug Warga difasilitasi oleh Fasilitator dan di bantu oleh Co.Fas. Laporan akhir dari proses Rembug Warga, dibuat dengan data yang diperoleh dari Pencatat Proses, Juru Foto dan Pengolah Data yang akan diketik oleh Juru Ketik
B. PELAKSANAAN
B. 1. Pelaksanaan Rembug Warga Kesatu
Acara Rembug Warga kesatu ini dilaksanakan di wilayah RT 04 dan 05 di RW 02, Sebelum melaksanakan acara Rembug Warga, sekitar pukul 18.30, Tim Lio (Fuzie, Thomaz, Akonk)melaksanakan Brifing terakhir untuk memastikan segala sesuatunya beres, Tim Lio yang dibantu oleh Tim Panawuan (Denden, dan Kang Ucup), mempersiapkan alat-alat yang akan dibutuhkan didalam Rembug Warga ini, untuk meminta izin tempat Tim Lio harus bekerja keras, itu dikarenakan pengurus tempat yang sangat tidak bisa diajak untuk bekerja sama, pihak pengurus merasa keberatan, namun akhirnya dengan Rahmat Allah SWT izin tempat bisa keluar, perizinan yang belibet dan birokrasi yang komplek, sering kali menghambat kegiatan ini, sekitar pukul 19.30, Tim menuju ke lokasi dimana Rembug Warga akan dilaksanakan, setengah jam kemudian, sekitar pukul 20.10 warga saling berdatangan, Rembug Warga ini dihadiri oleh 14 warga, diantaranya 12 orang dewasa dan 2 orang anak-anak, acara Rembug Warga dimulai, Denden yang menjadi Fasilitator membuka acara dan menjelaskan tentang program CDASC, lalu menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya acara Rembug Warga ini, tak berapa lama Denden memberikan salah satu pertanyaan kunci kepada warga, pertanyaan kunci itu adalah :
Pertanyaan kunci 1 : Apa saja bahaya/ancaman yang ada di RT 04 dan 05 RW 02?
Jawaban Warga :
- Banjir
- Sampah
- Permasalahan Café
Pertanyaan kunci 2 : Apa dan siapa saja yang rawan terkena dampaknya?
Pertanyaan kunci 3 : Apa saja kemampuan/kekuatan yang dimiliki warga untuk mengurangi dampaknya, dan apa saja yang harus dilakukan?
Jawaban Warga :
- Masih adanya sifat gotong royang
- Ikut merasakan dan peduli
- Aparat pemerintahan tingkat RW dan RT yang membantu
- Masih adanya pengajian-pengajian
- Ada bak sampah besar di Jalan Pasar Baru
- Ada gerobak sampah di RW 02
Ada tiga pertanyaan yang tidak sempat diajukan kepada warga, dan akan ditanyakan ulang pada proses berikutnya, pertanyaannya yaitu :
- Apa saja kelemahan yang dimiliki warga?
- Seperti apa masa depan Kampung Lio yang lebih baik?
- Apa yang harus dilakukan untuk menuju Kampung Lio yang lebih baik?
Rembug Warga kesatu ini terjadi perdebatan sengit diantar warga, mengenai Permasalahan Café, itu telihat dengan Pro dan Kontra tentang keberadaan Café selama ini, maka untuk Permasalahan Café ini, warga berinisiatif untuk mengundang kembali warga-warga yang lain, yang akan mendiskusikan tentang permasalahan ini, tidak berapa lama, akhirnya dengan bacaan Hamdallah, Rembug Warga kesatu ini berakhir pada pukul 22.10
Lesson learned Rembug Warga RT 04 dan 05 di RW 02
- Mempersiapkan Alat tulis sebelum Rembug Warga jangan sampai belum tersedia
- Perizinan sebaiknya dilakukan Satu atau Dua hari sebelum Rembug Warga dilaksanakan
- Agar lebih diperhatikan masalah waktu pelaksanaan Rembug Warga
- Lebih baik suguhan pada Warga jangan terlalu banyak
- Pertanyaan pada warga seharusnya lebih Spesifik
- Sebaiknya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat
- Libatkan pihak-pihak yang terkait/pemerintahan setempat
B. 4. Pelaksanaan Rembug Warga Kedua
Pelaksanaan Rembug Warga kali ini tidak sesuai jadwal yang telah ditetapkan, kurang lebih satu bulan kita menunggu Rembug Warga kembali digelar, itu dikarenakan banyak kesibukan yang tidak terduga dari para Relawan di Tim Lio, setelah kembali briefing bersama Tim panawuan Lebak, akhirnya pada Tanggal 27, 28 dan 29 Januari 2008, ditetapkan menjadi jadwal Rembug Warga di Kampung Lio, pada Tanggal 27 Januari Rembug Warga Kedua akan dilaksanakan pada pukul 19.30 di RT 04, 05 RW 03, namun setelah di jadwalkan pada pukul 19.30 Rembug Warga dimajukan menjadi pukul 16.00, dikarenakan warga pada pukul 18.30 akan ada pengajian, lalu kami Tim Lio bergegas menggelar acara Rembug Warga, Tim Lio dibantu anak-anak peserta Workshop mengumumkan kepada warga yang belum tahu jadwal Rembug Warga dimajukan untuk segera ikut bergabung bersama warga yang lain yang sudah ada dilokasi, dan untuk pemilihan lokasi yang sebelumnya akan dilaksanakan di Masjid Muhammadiyah, dipindahkan di pelataran rumah Bpk Tasripin, Tim Lio dibantu anak-anak mempersiapkan segala sesuatu yang akan dijadikan media untuk acara Rembug Warga ini, tak berapa lama warga pun berdatangan ke lokasi, Rembug Warga kali ini dihadiri oleh 20 orang warga, diantaranya, 15 orang dewasa, dan 5 orang anak-anak, Acara Rembug Warga pun dimulai, Fuzie yang menjadi Fasilitator membuka acara dan menjelaskan tentang program CDASC, lalu menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya acara Rembug Warga ini, tak berapa lama Fuzie memberikan salah satu pertanyaan kunci kepada warga, pertanyaan kunci itu adalah :
Pertanyaan kunci 1 : Apa saja bahaya/ancaman yang ada di RT 04 dan 05 RW 03?
Jawaban Warga :
- Banjir
- Pemasalahan Café
- Ketidaknyamanan Lingkungan
Pertanyaan kunci 2 : Apa dan siapa saja yang rawan terkena dampaknya?
Pertanyaan kunci 3 : Apa saja kemampuan/kekuatan yang dimiliki warga untuk mengurangi dampaknya, dan apa saja yang harus dilakukan?
- Kerja bakti
- Pengajian
- Silaturahmi
Pertanyaan kunci 4 : Apa saja kelemahan yang di miliki masyarakat?
- Tidak adanya organisasi untuk pemuda
- Kurangnya ronda malam
- Kurangnya gotong royong
- Buang sampah sembarangan
- Kurangnya kesadaran mayarakat
- Banyaknya pengangguran
- Banyaknya warga yang sering menggosip
Pertanyaan kunci 5 : Seperti apa masa depan Kampung Lio yang lebih baik?
- Gemah, Ripah , Repeh, Rapih turmaninah
- Sembako murah
- Aman, Tentram, Nyaman
- Tidak Banjir
- Harus ada Organisasi yang melibatkan warga Kampung Lio
- Jalan-jalan yang tidak ruksak
- Lebih Bermoral dan Religius
Didalam Acara Rembug Warga kali ini,dibahas juga pembuatan Maket yang dibuat Anak-anak pada Acara Workshop, Anak-anak Mempresentasikan hasil mereka(Maket) di hadapan para Warga dan Orang Tua, Warga dan Orang Tua pun ikut Merevisi Maket tersebut, Orang Tua, Warga serta Anak-anak menentukan jalur Evakuasi secara Bersama-sama untuk dijadikan Acuan jika terjadi Bencana seluruh Warga tahu tempat Evakuasi yang telah disepakati secara bersama-sama oleh Warga RT 04, 05 di RW 03
Lesson learned Rembug Warga RT 04 dan 05 di RW 03
- Mempersiapkan Alat tulis sebelum Rembug Warga jangan sampai belum tersedia
- Perizinan sebaiknya dilakukan Satu atau Dua hari sebelum Rembug Warga dilaksanakan
- Agar lebih diperhatikan masalah waktu pelaksanaan Rembug Warga
- Pertanyaan pada warga seharusnya lebih Spesifik
- Sebaiknya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat
Dengan bacaan Hamdallah, akhirnya Rembug Warga di RT 04 dan 05 di wilayah RW 03 selesai pada pukul 18.05, dengan aman selamat sentosa.
B. 7. Pelaksanaan Rembug Warga Ketiga
Acara Rembug Warga kali ini berlangsung pada Tanggal 29 Januari 2008, diadakan di Masjid Al-Fakih, Pelaksanaan Rembug Warga kali ini juga tidak sesuai jadwal yang telah ditetapkan, seharusnya kita menetapkan Tanggal 28 januari 2008 untuk mengadakan acara Rembug Warga, karena ada beberapa hal yang tidak terduga sebelumnya, Tim Lio memutuskan untuk memundurkan acara Rembug Warga satu hari kedepan, yaitu pada Tanggal 29 Januari 2008, semua Warga yang di undang adalah Warga yang berada di RT 02, 03 di RW 02,Sebelum acara Rembug Warga dimulai Tim Lio yang dibantu Tim Panawuan mempersiapkan segala sesuatu dan mengecek semua peralatan yang dibutuhkan, didalam hal Perizinan Rembug Warga kali ini Tim Lio tidak menemui hambatan yang begitu berarti, namun masih ada beberapa hambatan yang ada dalam acara Rembug Warga kali ini, diantaranya : Keterlambatan warga untuk berkumpul, Maket yang tidak dibahas dalam Acara Rembug Warga kali ini, sehingga pembahasan tentang Jalur Evakuasi Bahaya Bencana tidak ada, Peralatan tulis yang tidak lengkap, Peralatan dokumentasi yang tidak terkontrol. Dan acara pun dimulai pada pukul 20.00, dihadiri oleh Ketua RT dan RW, serta melibatkan Anak-anak peserta Workshop, Acara dimulai dengan Perkenalan Relawan, lalu menjelaskan Maksud serta Tujuan Program CDASC, dan Tujuan diadakannya acara Rembug Warga ini, tak lama kemudian Fasilitator menanyakan beberapa Pertanyaan Kunci kepada Warga dan pertanyaan kuncinya adalah:
Pertanyaan kunci 1 : Apa saja bahaya/ancaman yang ada di RT 02 dan 03 RW 02?
Jawaban Warga :
- Banjir
- Kebakaran
Sebelum menginjak ke pertanyaan kedua, Manager area Garut yaitu Denden, menjelaskan kembali, perihal tentang kedatangan Tim ke lokasi ini serta menjelaskan program-program CDASC, dan menjelaskan kembali maksud dan tujuan diadakannya acara Rembug Warga ini, selanjutnya warga diberi satu pertanyaan lagi, yaitu :
Pertanyaan kunci 2 : Apa dan siapa saja yang rawan terkena dampaknya?
Pertanyaan kunci 3 : Apa saja kemampuan/kekuatan yang dimiliki warga untuk mengurangi dampaknya, dan apa saja yang harus dilakukan?
- Kerja bakti/Gotong royong
- Warga yang suka rela dan ikhlas
- Adanya sebagian peralatan penanganan Bencana
- Masih adanya pengajian
Pertanyaan kunci 4 : Apa saja kelemahan yang di miliki masyarakat?
- Ketidaksadaran Masyarakat
- Membuang sampah sembarangan
- Kurang kompak
- Kurangnya penyuluhan tentang bahayanya Bencana
Pertanyaan kunci 5 : Seperti apa masa depan Kampung Lio yang lebih baik?
- Harus sadar akan lingkungannya sendiri
- Aman dan Nyaman
Lesson learned Rembug Warga RT 02 dan 03 di RW 02
- Mempersiapkan Alat tulis sebelum Rembug Warga jangan sampai belum tersedia
- Perizinan sebaiknya dilakukan Satu atau Dua hari sebelum Rembug Warga dilaksanakan
- Agar lebih diperhatikan masalah waktu pelaksanaan Rembug Warga
- Pertanyaan pada warga seharusnya lebih Spesifik
- Sebaiknya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat
Dengan bacaan Hamdallah, akhirnya Rembug Warga di RT 02 dan 03 di wilayah RW 02 selesai pada pukul 22.15, dengan aman selamat sentosa.
213





